Home News Drone : Dibuat oleh Mikael, Diterima oleh Le Cocq

Drone : Dibuat oleh Mikael, Diterima oleh Le Cocq

231
0
Drone hasil karya siswa Kolese Mikael

Jakarta – Zaman sekarang adalah zaman dimana teknologi sudah menjalar ke segala
bidang kehidupan. Di dalam dunia teknologi, banyak orang yang hanya bisa menggunakan, tapi tidak bisa membuat. Tetapi, siswa-siswa Kolese Mikael Solo sudah bisa membuat drone bikinannya sendiri. Pada hari Kamis (11/10/18), siswa-siswa SMK Mikael mempresentasikan tentang komponen-komponen drone dan bagaimana cara membuatnya. Banyak peserta yang terlihat antusias dan penasaran dengan presentasi ini.

Untuk membuat drone, kita perlu part-part dasar terlebih dahulu, seperti motor, baling baling, Ardupilot, dll

terang salah satu siswa Mikael. Para penonton juga terlihat
sangat penasaran dengan bagian-bagian kecil yang menyusun sebuah drone yang cukup
besar. Semua part terlihat asing, sehingga menarik cukup banyak pengunjung dari berbagai Kolese. Untuk waktu pembuatan, drone bisa dibuat cukup cepat jika semua part sudah lengkap. “Butuh waktu sekitar 3 hari untuk menyelesaikan 1 drone,” ungkap salah satu siswa dari SMK Mikael. Tetapi, cukup disayangkan, bahwa model drone mereka yang
menyertakan GPS (Global Positioning System) belum sempat dikalibrasi dengan benar,
sehingga jika diterbangkan akan miring-miring. “Kesusahan yang paling besar adalah pada saat kalibrasi, karena jika kalibrasi melenceng sedikit saja, maka drone tidak akan bisa terbang dengan baik.

Presentasi ini ditutup dengan sebuah kejutan yang tidak akan dilupakan, yaitu
penyumbangan salah satu unit drone untuk Kolese Le Cocq D’Armandville; “Drone ini
disumbangkan sebagai bentuk kepedulian Kolese Mikael untuk kemajuan teknologi di
sekolah tersebut.”. Salah satu perwakilan siswa dari Le Cocq pun berterimakasih dengan
bahasanya dan logatnya sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here