Home Gusdurian Pemaknaan Tokoh Toleransi

Pemaknaan Tokoh Toleransi

165
0
Pembicaraan mengenai pemaknaan tokoh

Gus Dur dan Romo Mangun merupakan dua tokoh yang tidak dapat dipisahkan. Pada sesi kali ini, para Gusdurian mengajak peserta untuk melihat apa kesamaan dari jasa kedua orang tersebut.

Pembahasan ini lebih mengarah kepada perjuangan Gus Dur bidang kemanusiaan, termasuk sosial dan kultural. Gus Dur memperlakukan semua manusia sebagai manusia tanpa pandang agama dan ras. Karena dengan membeda-bedakan, hidup bersama dan menuju tujuan akan sulit. Contoh konkret tidak membedakan ras adalah Gus Dur menetapkan perayaan Imlek sebagai hari libur nasional.

Di lain sisi Romo Mangun menunjukan sisi kemanusiaan tanpa memandang agama. Dalam pelayanannya untuk mendukung penghuni Kali Code agar tidak digusur, dimana penghuni Kali Code masyoritas merupakan agama Islam. Romo Mangun memiliki kesamaan hal dengan Gus Dur untuk tidak melihat agama dan ras dalam melakukan pelayaan terhadap sesama.

“Agama itu soal pribadi, jangan mencapurkan urusan sosial dengan agama,” ujar salah satu peserta saat menuturkan opininya. Hal ini juga seperti Gus Dur maupun Romo Mangun dalam pelayanannya terhadap sesama. Ayo kita wujudkan kebersamaan dalam perbedaan, Kita tidak sama, kita kerja sama!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here