Home Arts RUNDOWN LOMBA MENDONGENG DAN STAND UP COMEDY

RUNDOWN LOMBA MENDONGENG DAN STAND UP COMEDY

48
0
Talent / PICWaktu MulaiWaktu SelesaiDurasi
SMA Kolese Gonzaga 16.4016.477 menit
SMA Kolese De Britto 16.4716.525 menit
SMA Seminari Mertoyudan16.5216.597 menit
SMK Kolese Mikael 16.5917.045 menit
SMA Kolese De Britto 17.0417.117 menit
SMA Kolese Gonzaga 17.1117.165 menit
SMK Kolese Mikael17.1617.237 menit
SMA Kolese Kanisius17.2317.285 menit
SMP Kolese Kanisius17.2817.335 menit
SMA Kolese Loyola17.3317.207 menit
SMA Kolese Loyola17.2017.255 menit
SMA Kolese Kanisius17.2517.327 menit
SMP Kolese Kanisius17.3217.397 menit
SMK Pika17.3917.445 menit
SMK Pika17.4417.517 menit
SMA Kolese Le Cocq17.5117.565 menit
Seminari Mertoyudan17.5618.037 menit

 

 

Dewan Juri :

  1. Bapak Bagong Soebardjo

Bapak Bagong Soebardjo adalah seorang pendongeng, penulis dan juga seniman asal Yogyakarta. Sosoknya dikenal karena dedikasinya yang tinggi kepada kesenian demi membentuk karakter anak bangsa melalui dongeng bermediakan wayang. Dia bahkan sudah pernah diundang mendongeng di Australia lho. sudah bekecimpung di dunia dongeng dengan media wayang sejak 43 tahun yang lalu, Bagong Soebardjo terus berinovasi melalui cerita yang disesuaikan dengan eranya agar bisa dinikmati oleh anak-anak masa kini lho gaes! Identik dengan wayang saat berdongeng, ternyata Bagong Soebardjo membuat wayangnya sendiri dengan menggunakan botol, kertas dan juga karton bekas.

Hingga kini, seniman lulusan ASRI Jogja ini sudah memiliki ratusan koleksi wayang yang dibuatnya sendiri lho!

Tak hanya itu,  Bagong Soebardjo juga merupakan pemilik Sanggar Wayang Dongeng yang berlokasi di Kalipa, Sleman, Yogyakarta.

 

  1. Bapak M. Budi Sardjono

Budi Sardjono adalah sastrawan yang terbilang produktif dalam menulis cerita anak, cerpen, novelet, novel, dan esai

Sebagai novelis, Budi Sardjono tidak hanya menulis novel bertema umum, namun pula bertema sejarah. Dalam dunia sastra, novel bertema sejarah sering disebut fiksi sejarah. Dalam menulis novel sejarah, Budi Sardjono cenderung memilih tema mitos yang sudah dianggap sejarah oleh publik, semisal: mitos Nyai Lara Kidul (novel Sang  Nyai) atau Roro Jonggrang (novel Roro Jonggrang). Agar novel sejarah menjadi menarik, Budi Sardjono bukan sekadar meng-copy paste sejarah (mitos) yang ada, melainkan mengembangkannya secara liar, sehingga mampu menghipnotis pembaca.

 

  1. Ibu Anastasia Arum Sari Dyahningtyas, M.Pd

Ibu Anastasia Arum Sari Dyahningtyas, M.Pd adalah Kepala sekolah jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) PG dan TK Pangudi Luhur Yogyakarta Miss Arum baru saja menyelesaikan studi S2nya  di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) lhooo dan lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Summa Cumlaude 4,00. Tak hanya menjabat sebagai Kepala Sekolah dan guru di PG TK Pangudi Luhur Yogyakarta, Miss Arum juga mengemban tugas lain sebagai Ketua Pengembang Kurikulum dan Pembina Yayasan Pangudi Luhur. Miss Arum ini juga sudah lama berkecimpung di dunia dongeng Kota Jogja terakhir kali menjadi dewan juri mendongeng yang diadakan oleh Dinas kebudayaan (Kundha Kabudayan) Provinsi DIY.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here