Home Arts Akulturasi Olahraga, Seni, dan Budaya

Akulturasi Olahraga, Seni, dan Budaya

41
0

Akulturasi Olahraga, Seni, dan Budaya

Semarak dari delapan kolese di Indonesia yang berhimpun di SMA Kolese De Britto Yogyakarta menjadi pesona tersendiri selama berlangsungnya pertandingan olahraga dan non-olahraga pada hari ketiga Temu Kolese 2023.

Kemeriahan hari ini diawali dengan berbagai pertandingan cabang olahraga di beberapa lokasi yang tersebar di seluruh wilayah SMA Kolese De Britto. Pagi ini, pertandingan yang telah berjalan adalah cabang olahraga sepak bola dan voli yang berlokasi di Lapangan Utama. Sorakan supporter dari sang tuan rumah, JB Mania, bergelora guna memeriahkan pertandingan ini serta membakar semangat dari para pemain untuk memperebutkan kemenangan pada Temu Kolese 2023 yang hanya dilaksanakan setiap tiga tahun sekali. Salah satu hal yang menjadi ciri khas dari beberapa pertandingan olahraga Temu Kolese adalah pertandingannya dilaksanakan secara kolaboratif, yang berarti setiap tim memiliki peserta dari berbagai kolese yang turut berpartisipasi dalam Temu Kolese 2023.

Selain pertandingan cabang olahraga, pertandingan hari ini juga mencakup berbagai kompetisi yang melibatkan keterampilan, pengetahuan, dan kreativitas yang dihimpun dalam pertandingan cabang non-olahraga. Salah satu cabang non-olahraga yang unik adalah Tekol Got Talent. Panggung pertunjukan bakat ini menjadi wadah bagi para peserta untuk mengekspresikan diri mereka melalui berbagai jenis keterampilan yang mereka kuasai. Cabang pertandingan non-olahraga lain yang tak kalah unik adalah Stand-up Comedy, dimana pada pertandingan ini, masing-masing peserta ditantang untuk menciptakan humor bertemakan “To be Friend with the Poor” tanpa bermaksud untuk mengejek atau menghina golongan masyarakat tertentu. Sebaliknya, melalui pertandingan Stand-up Comedy ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kepekaan terhadap isu yang berkaitan dengan tema terpilih.

Pada akhirnya, seluruh pertandingan yang dilaksanakan dalam Temu Kolese 2023 bukan sebatas ajang persaingan untuk memperebutkan kemenangan. Namun, menjadi sebuah sarana bagi seluruh anggota kontingen untuk mengembangkan sportivitas sebagai bentuk nyata dari nilai-nilai spiritualitas Ignatian. (AUD, GAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here